Pembukaan Porseni ke-IV Gereja Kingmi di Deiyai, Pemprov PT bantu 1 Milyar; Ada Khotbah Pendeta dari Afrika Selatan

Buka Porseni ke-IV Gereja Kingmi di Deiyai, Pemprov bantu 1 Milyar; Ada Khotbah dari Pdt. Dr. Djone Georges Nicolas, Senin (22/10/2023) kemarin. – Bumiofinavandu/Martinus Dumupa.

Deiyai, Bumiofinavandu –   Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Papua Tengah (Sekda PPT), Anwar Harun Damanik, mewakili Gubernur membuka acara Pekan Rohani Olahraga dan Seni (Porseni) IV Gereja Kingmi Se-Tanah Papua. Pembukaan Porseni tersebut berlangsung di Gereja Kingmi Maranatha Onago, Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, Senin (23/10/2023) kemarin, yang ditandai dengan pemukulan tifa.

Dalam momen tersebut, PJ Sekda menyerahkan bantuan dari Pemprov senilai Rp 1 miliar, guna mendukung penyelenggaraan Porseni IV Gereja Kingmi Se-Tanah Papua.

Bacaan Lainnya

Anwar H. Damani, mengungkapkan maksud dan tujuan kehadiran pemerintah adalah guna menghadiri pembukaan Porseni Porseni IV Deiyai tahun 2023. Mengingat kegiatan tersebut dipandang penting sebagai wadah untuk pencarian bakat-bakat unggul yang ada pada pemuda kingmi di Tanah Papua.

“Perlu diketahui bahwa tahun 2030 kita akan menghadapi bonus geografi yang menunjukkan peran anak muda lebih dominan,” ungkapnya.

Dia berkisah, sejak diresmikan Provinsi Papua Tengah sebagai DOB, pada 11 November 2022 lalu, terdapat 12 agenda prioritas yang wajib dilaksanakan. Agenda antara lain, dilaksanakan, pelantikan PJ Gubernur, pembentukan OPD dan Manajemen ASN, penyusunan Pergub tentang APBD, penyiapan sarpras pemerintahan, pengalihan aset dan dokumen, pengalokasian dana hibah, dipta kondisi pasca pengundangan UU No 15 tahun 2022.

“kemudian agenda yang masih dalam proses adalah pembentukan MRP, pengisian DPR-RI, DPD-RI, DPRD dan Pemilu, penyusunan RTRW, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, pembinaan, pengawasan dan evaluasi,” kisahnya.

Hal-hal (agenda) tersebut dijelaskan Damani, merupakan agenda wajib bagi Provinsi baru, namun demikian di samping agenda wajib tersebut pihaknya  secara paralel terus memaksimalkan kinerja pemerintah daerah dalam rangka menjamin terwujudnya pelayanan publik.

“Maka kehadiran kami (pemerintah) adalah bagian dari peran pemerintah untuk memberikan layanan yang prima kepada masyarakatnya,” jelasnya.

Dia berharap agar kegiatan tersebut tidak hanya dijadikan wadah untuk pengembangan minat dan bakat generasi muda. Tetapi juga bertujuan untuk mempersiapkan potensi unggul anak-anak papua yang unggul.

Apalagi di Tahun 2024 mendatang, akan berlangsung agenda nasional yakni Pekan Olahraga Nasional (PON) di Aceh. Dan sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) diberikan dispensasi untuk mengikuti langsung sebagai peserta.

“Jadi kita berharap melalui Proseni ini, muncul bibit unggul yang bisa mewakili Papua Tengah dan harapan kami, apabila ada calon atlet berbakat yang muncul untuk dilaporkan ke KONI Deiyai agar diteruskan ke KONI Provinsi, untuk kemudian kita persiapkan,” harapnya.

Damani bilang, Pemprov Papua Tengah memberikan bantuan senilai Rp 1 miliar kepada penyelenggara Porseni melalui rekening panitia. Dan diharapkan dapat membantu pelaksanaan kegiatan.

“Semoga nilai bantuan yang diberikan ini, dapat bermanfaat untuk penyelenggaraan Porseni ke-IV Deiyai Tahun 2023. Tentu dengan konsekuensi kewajiban bagi panitia penyelenggara yakni menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepada Gubernur,” tuturnya.

Ketua panitia Ev. Yefri Edowai, mengucapkan syukur dan berterima kasih kepada Tuhan, atas terselenggaranya Porseni Kingmi ke-IV.

“Karena Tuhan selalu hadir dan memberikan yang terbaik,” katanya.

Dijelaskan, Edowai, Porseni ke-IV akan berlangsung selama enam hari yakni 23-28 Oktober 2023. Kegiatan tersebut mengusung tema, “Berubah untuk menjadi kuat” (Roma 12:1-3). Dengan sub tema “Mempertahankan sehat Rohani, Sehat Jasmani, serta Mengembangkan Bakat dan Seni Menjunjung Tinggi Sportivitas ditengah perubahan untuk Kemuliaan Nama Tuhan” (3 Yohanes 1:2 )

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Deiyai, yang telah berkontribusi dan mensupport kegiatan kami, Tuhan memberkati.

Renungan dari Pdt. Dr. Djone Georges Nicolas M.Th

Sementara Pdt. Dr. Djone Georges Nicolas M.Th, dalam mengulas renungannya yakni keadaan rohani. Karena melalui rohani, umat akan menjumpai Tuhan di Surga usai menyelesaikan tugasnya di dunia. Sebab manusia dilahirkan dalam dosa sebagai keturunan Adam dan Hawa, namun akan menerima keselamatan surgawi dalam Kristus yang diperbaharui secara rohani.

Walau demikian, bukan berarti manusia harus menyia-nyiakan tubuh jasmani selama berziarah di bumi.

“Maka selagi masih di dunia, harus memuliakan Tuhan dengan kemampuan jasmani kita. Jika seseorang mengabaikan kesehatan dan menelantarkan tubuh jasmaninya, berarti dia mengurangi kesempatan untuk dapat memuliakan dari Allah sang pencipta,” ungkapnya.

Menurutnya, banyak orang Kristen yang menggebu- gebu dalam kerohanian tetapi kurang mau memperhatikan kesehatan jasmaninya. Padahal, manusia diciptakan dalam satu paket yang terdiri dari roh dan tubuh. Hidup baru dalam Kristus seharusnya tidak hanya mengubah pandangan manusia tentang bagaimana memelihara kehidupan rohaninya dan pandangan tentang menjaga kehidupan jasmaninya.

“Saat bangun dan merasa bahwa tubuh kita lemah dan semangat kita berkurang karena usia, karena penyakit atau kebiasaan hidup yang kurang baik. Marilah kita memikirkan apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaan ini. Kita harus selalu berdoa memohon agar Tuhan memberi kebijaksanaan agar tidak meniru mereka yang menyia-nyiakan kesempatan yang ada untuk mempunyai kesehatan yang baik. Sebaliknya, kita juga harus memilih cara hidup yang sehat, healthy living, agar dapat memakai kekuatan tubuh jasmani selama mungkin, untuk tujuan-tujuan yang baik demi kemuliaan Tuhan. Itulah yang dikehendaki Tuhan selama kita hidup di dunia ini,” tuturnya.

Pendeta asal Afrika ini kemudian mengingatkan kepada para Peserta yang akan mengikuti lomba agar tidak berkelahi (baku pukul) hanya gehara merebut piara. Sebab piala di dunia sifatnya hanya sementara dan tidak menyelamatkan manusia.

Maka peserta Porseni ke-IV Pemuda Kingmi harus mengikutinya dengan aman dan tertib hingga berakhirnya kegiatan ini. Tanpa ribut, emosi satu sama lain,” pesan pendeta.

Selain Penjabat Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik dan Pdt. Dr. Djone Georges Nicolas. M.Th dari Afrika Selatan, hadir pula Drs Ausilius You, Pelaksana Tugas Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat di Provinsi Papua Tengah. Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Deiyai, Mantan Bupati Kabupaten Puncak Willem Wandik, DPRP Provinsi Papua dan Papua Barat, para anggota DPRD Kabupaten serta Kader Gereja Kingmi. Juga hadir mantan ketua Sinode sekaligus Tokoh Papua, Dr. Benny Giay, Drg. Aloysius Giay,  Ketua Sinode Kingmi Pdt.Tilas Mom, M.Th, Pengurus Pemuda Departemen dan Ketua-ketua KONI se-Kabupaten.[*]

Roy Purba berkontribusi dalam berita ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Bumiofinavandu.com”, caranya klik link https://t.me/wartabumiofinabirepapuatengah lalu join. Jangan lupa install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 Komentar

  1. You could definitely see your enthusiasm within the work you write. The sector hopes for more passionate writers such as you who are not afraid to say how they believe. Always go after your heart. “If you feel yourself falling, let go and glide.” by Steffen Francisco.