Pencaker di Dogiyai minta penerimaan PPPK mestinya utamakan Putra Daerah

Ibu Kota Kabupaten Dogiyai, dilihat dari ketinggian, Kamis (14/09/2023). – Bumiofinavandu/Martinus Dumupa.

Dogiyai, Bumiofinavandu –  Pemerintah Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, melalui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Yohan Yohan Kegakoto, pada (14/09) lalu, yang menyatakan bahwa para pencaker khusus tenaga guru dan tenaga kesehatan di daerah ini agar menyiapkan diri. Menyiapkan diri dimaksud adalah persyaratan untuk mengikuti seleksi PPPK.

Menanggapi pengumuman atau penyampaian tersebut, seorang pencaker Daniel Dumupa, meminta kepada Pemkab agar dalan penerimaan di maksud, lebih mengutamakan pencaker putra daerah.

Bacaan Lainnya

“Ini bisa jadi angin segar untuk para pencaker di Dogiyai, namun saya mewakili kawan-kawan pengangguran di sini (Dogiyai),” ujar Dumupa, Kamis (14/09/2023).

Dumupa mengungkapkan, untuk para pencaker di Dogiyai terutama tenaga guru dan tenaga kesehatan cukup tersedia (cukup banyak), yang saat ini kebanyakan menganggur alias belum memiliki pekerjaan.

Diapun minta agar dalam penerimaan PPPK diutamakan putra daerah.

“Karena dua profesi ini cukup banyak di Dogiyai, maka kami Meminta kepada Pemerintah melalui Dinas terkait dan panitia panitia penerimaan agar mengutamakan putra daerah, bila perlu 100%,” ungkap Dumupa melalui pesan WhatsApp pribadinya.

Dia menegaskan, jika benar nantinya ada penerimaan tenaga PPPK maka pihaknya siap untuk mengawal dari proses penerimaan hingga hasil akhir nantinya.

Sehingga, apabila panitia menerima berkas yang bukan [putra daerah, ataupun memang putra asli dogiyai namun tinggal di Kabupaten lain, maka akan dipersoalkan.

“Jadi musti utamakan putra daerah, tapi yang tinggal di Dogiyai, bukan tinggal di daerah lain. Jadi kami yang ada di sini akan siap kawal sampai tuntas,” tegas Sarana pendidikan ini.

Pemkab Dogiyai dan dinas terkait, kata Dumupa, mulai saat ini dan tahun-tahun mendatang, jangan seperti tahun sebelumnya (menerima tenaga kerja non putra daerah).

Apalagi saat ini lanjut Dumupa, banyak pegawai bukan putra asli. Selain itu, pegawai jangan tinggal di tempat (Dogiyai) dan jangan masuk kantor.

“Honorer putra daerah rajin masuk Kantor, yang lain jarang. Jadi tolong perhatikan soal ini,” katanya kesal.

Senada dengan Dumupa, salah satu tokoh Pemuda, Jackson  kepada masyarakat terutama pencaker hal ihwal penerimaan tenaga PPPK. Jangan memamerkan kegiatan di media social tanpa bukti nyata.

Sebab informasi yang diperoleh dari pemerintah pusat melalui MENPAN RB, Kabupaten Dogiyai termasuk, Kabupaten yang  mendapatkan kuota Penerimaan CPNS dan PPPK.

“Maka kami tunggu pemerintah dan dinas terkait melakukan audiensi bersama kami Penanggur yang ada di Kabupaten Dogiyai. dan Pemkab tidak boleh menerima orang pendatan (non OAP) atau mereka yang tidak tinggal di rumah (Dogiyai, sekalipun itu anak asli di sini (Dogiyai,” pungkasnya.[*]

Dapatkan update berita Bumiofinavandu.com dengan bergabung di Telegram. Caranya muda, Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di Android/Ponsel lalu klik https://t.me/wartabumiofinabirepapuatengah lalu join. Atau dapatkan juga di medsos (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Warta Bumiofi.

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *