Bentrok Warga di SP I Lagari gegara selisih Paham

Ilustrasi, Moto/pixabay.com

Nabire, Bumiofinavandu –  Kapolres Nabire AKBP I Ketut Suarnaya membenarkan insiden pertikaian antar warga di SP I Lagadi, Distrik Makimi, Nabire – Papua Tengah.

Menurut Kapolres, perselisihan tersebut terjadi gegara salah paham antar warga setempat. Kejadiannya pada Sabtu (26/08/2023).

Bacaan Lainnya

“Benar, ada pertikaian yang terjadi karena kesalahpahaman antar warga setempat sekira pukul 16.30 WIT kemarin,” ujat Kapolres I Ketut Suarnaya, Minggu (27/08/2023) kemarin.

Pertikaian bermula saat sembilan orang pemuda dari Kelurahan Karang Mulia datang ke Kampung Lagari. Dengan menggunakan mobil guna mencari ikan di sekitar irigasi Kampung Lagari I. tiba-tiba, datang sekelompok pemuda lain (warga setempat) di ketahui OAP belum diketahui identitasnya menegur Sembilan orang tadi (Yang dari Karang Mulia) dan langsung menegur.

“Dengan kata-kata KALIAN BIKIN APA. Dari sinilah Terjadi perselisihan yang mengakibatkan 2 pemuda terluka dibagian kaki,” Kita AKBP I Ketut.

Lanjut Kapolres, insiden tersebut langsung ditangani oleh aparat Kepolisian. Polisi Pun berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil dan ikan. Sementara dua korban yakni FB (23) dan MY (18) warga Karang Mulia.

Kapolres menghimbau menghimbau agar masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi-informasi yang belum jelas kebenarannya. Dan tidak mudah terprovokasi oleh berita hoax.

“Untuk Sembilan pemuda tersebut, saat ini sudah berkumpul dan dikembalikan kepada keluarganya masing-masing,” pungkas AKBP I Ketut Suarnaya.[*]

Dapatkan update berita Bumiofinavandu.com dengan bergabung di Telegram. Caranya muda, Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di Android/Ponsel lalu klik https://t.me/wartabumiofinabirepapuatengah lalu join. Atau dapatkan juga di medsos (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Warta Bumiofi.

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar