Begini alur pelayanan Adminduk di Disdukcapil Nabire

Kepala Bidang Pengolahan Informasi Administrasi Kependudukan, Disdukcapil Nabire George Takahindangen di ruang kerjanya, Senin (27/02/2023). – Bumiofinavandu.

Nabire, Bumiofinavandu –  Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nabire, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, George Takahindangen menjelaskan, alur pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Kantor itu.

Menurutnya, terdapat beberapa loket yang disediakan untuk melayani masyarakat saat mengurus dokumen Admin. Baik Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) Akta Kelahiran dan sebagainya, akan menuju loket verifikasi. Yaitu saat masyarakat datang ke Kantor Disdukcapil, langsung menuju ke loket verifikasi di bagian kiri kantor (loket 1, 3 dan 5). Di loket-loket verifikasi ini nantinya masyarakat akan diberikan formulir pengisian sesuai dengan kebutuhannya (KTP, KK, Akta Kelahiran dan sebagainya).

Bacaan Lainnya

“Termasuk warga yang ingin menggantikan KTP dari Papua ke Papua Tengah. Dan SOP alur pelayanan sudah berjalan dalam beberapa Tahun terakhir,” jelas Takahindangen.

Setelah terverifikasi, dokumen akan di bawah oleh pemohon (warga yang mengurus) ke loket operator untuk penginputan (loket 2, 4, 5, 7 dan 8) di sebelah kanan Kantor. Salah satu loket khusus untuk melayani warga yang mengalami perlakukan khusus seperti cacat dan lainnya.

Disini pemohon diminta menunggu sejenak untuk proses verifikasi dan sertifikasi, proses verifikasi kedua akan diproses langsung oleh sistem dan manual, dengan durasi waktunya 10 sampai 15 menit. Langkah selanjutnya adalah pembubuhan tanda tangan elektronik oleh Kepala Disdukcapil.

“Di tingkat ini juga ada memakan sedikit waktu, yang disesuaikan dengan jadwal dari Kadis. Jadi biasanya setelah berkas di verifikasi dan sertifikasi, lalu kalau bisa di ambil hari ini (saat pengurusan) kami langsung sampaikan. Namun kalau tidak dan butuh waktu maka pemohon diminta untuk datang lagi esok harinya,” ungkapnya.

Syors sapaan akrab Kabid ini menurutkan, Dukcapil bekerja secara Nasional yang artinya, secara aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) terpusat. Proses ini akan digunakan oleh 514 Kabupaten Kota seluruh Indonesia.

“Proses ini akan terkendala di jaringan. Kalau jaringannya bagus maka prosesnya cepat, namun sebaliknya maka akan terhambat.  Apalagi jika sewaktu-waktu lampu padam,” tuturnya.

“Jadi proses kadang cepat kadang butuh beberapa waktu atau menit, tapi bisa saja 1 atau dua jam. Kan ini terpusat maka tidak hanya Nabire tetapi seluruh Indonesia. Belum lagi kalau sewaktu-waktu lampu padam,” sambungnya lagi.[*]

Dapatkan update berita Bumiofinavandu.com dengan bergabung di Telegram. Caranya muda, Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di Android/Ponsel lalu klik https://t.me/wartabumiofinabirepapuatengah lalu join. Atau dapatkan juga di medsos (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Warta Bumiofi.

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. Ping-balik: mars og