Palang lahan Sawit; Suku Akaba, Kita duduk baru bicara

Jalan masuk ke area lahan sawit yang di palang Sub Suku Akaba. – Bumiofinavandu/Dok Sub Suku Akaba.

Nabire, Bumiofinavandu –  Masyarakat dari Sub Suku Akaba, Suku Besar Yerisiam Gua di Nabire, melakukan pemalangan terhadap lahan kelapa sawit. Pemalangan tersebut tepatnya di kilometer 72 Kampung Sima, Distrik Yaur, Papua Tengah. Pemalangan dilakukan pada Minggu pertama Bulan Februari.

Melkianus Yarawobi, salah satu warga Sub Suku Akaba mengatakan, pihaknya melakukan pemalangan karena merasa bahwa lahan yang di dibongkar PT. Nabire Baru tidak sepengetahuan sukunya sebagai pemilik hak ulayat.

Bacaan Lainnya

“Kami palang, sebab perusahaan masuk bongkar lahan tanpa sepengetahuan masyarakat Sub Suku Akaba,” Kata Yarawobi di Nabire, Rabu (08/02/2023) kemarin.

Sehingga menurutnya, perusahaan tidak perlu dan tidak boleh melanjutkan perluasan lahan sawit, terutama di areal milik Sub Suku Akaba.

Perusahaan harus menghormati dan menghargai masyarakat yang memiliki hak ulayat atas lahan tersebut.

“Kita harus duduk dulu bicarakan ini. selama belum ada pembicaraan, tidak boleh bongkar lahan baru,” tuturnya.[*]

Dapatkan update berita Bumiofinavandu.com dengan bergabung di Telegram. Caranya muda, Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di Android/Ponsel lalu klik https://t.me/wartabumiofinabirepapuatengah lalu join. Atau dapatkan juga di medsos (Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, Tiktok) dengan nama akun Warta Bumiofi.

 

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Ping-balik: click over here now