Kurang dari 24 jam, Polisi ringkus pria yang bunuh istrinya

Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya, SIK, SH, didampingi Kasat Reskrim, AKP Alfian SIK, MH serta Wakapolres Nabire, Kompol Rahmadona, SIK, dalan konperensi pers di Polres Nabire, Jumat (05/08/2022). – Bumiofinavandu.

Nabire, Bumiofinavandu –  Kepala Kepolisian Resort (Polres) Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya, SIK, SH, mengungkapkan bahwa kurang dari 1 X 24 jam, Polisi sudah menangkap pelaku yang membunuh istrinya. Kasus ini, dibongkar oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Nabire.

Menurut Kapolres I Ketut, kasus pembunuhan ini diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat tentang penemuan mayat berjenis kelamin perempuan, pada Selasa (02/08) pagi sekira pukul 06.00 WIT di jalan Pipit Kali Harapan.

Bacaan Lainnya

Setelah mendapat laporan masyarakat, aparat Polres dari berbagai satuan seperti piket fungsional, piket SPKT, Reskrim dan operasional Reskrim serta Inafis langsung bergerak menuju Tempat Kejadian perkara (TKP). Petugas langsung melakukan penanganan pertama tempat kejadian perkara (PPTKP), serta olah TKP lalu membawa jasad korban ke RSUD Nabire untuk identifikasi.

“Dari hasil identifikasi, korban berinisial DY (47) Tahun, pekerjaan pegawai negeri di lingkungan Pemkab Nabire,” ujar Kapolres I Ketut Suarnaya dalam press release pada Jumat (05/08/2022).

Sesuai hasil olah TKP sementara kata Suarnaya, Sat Reskrim langsung membentuk tim khusus guna mengoptimalkan penyelidikan dan pendalaman kasus. Hasilnya telah teridentifikasi tersangka yang mengerucut pada pelaku berinisial YW (47) Tahun, seorang pegawai negeri sekaligus merupakan suami dari korban.

Fakta-fakta dan barang bukti yang menjurus kepada tersangka YW misalnya, tas korban ditemukan di bawah kolom tempat tidur di rumahnya. Kemudian HP yang dibungkus dengan plastik ditemukan dalam kondisi ditanam pada garasi motor, balok ukuran 5 X 5 cm dengan panjang 85 cm yang ujungnya lancip serta bercak darah. Termasuk ada bercak darah pada kendaraan roda empat.

“Tersangka mengakui perbuatannya,” kata Kapolres menjelaskan.

Penemuan mayat yang ditemukan pada Selasa itu dijelaskan Kapolres, kronologisnya bermula sejak Senin (01/08) atau sehari sebelumnya. Bahwa sekira pukul 22.30 WIT (malam), pelaku dan korban yang merupakan suami istri sedang cekcok mulut dan diduga hal ini sering kali terjadi.

Serta adanya ketidakharmonisan dalam rumah tangga. Ketika cekcok malam itu, korban DY pergi dari rumah dengan mengendarai kendaraan roda dua berwarna merah. Mengetahui istrinya (korban) keluar rumah, pelaku kemudian menyusul dengan mengambil sebuah kayu balok kantong plastic lalu membuntuti korban dengan mobil Agya. Pelaku kemudian menemukan korban di sekitaran pasar Oyehe dan terus dibuntuti melalui jalan Merdeka, Hotel Jepara dan sampai di jalan Pipit (TKP).

Melihat situasi sepi pelaku langsung menyenggol korban hingga terjatuh. Pelaku lalu menghampiri korban dan memukul dengan balok 5 X 5 di kepala bagian belakang sebanyak dua kayu. Setengah korban terjatuh, pelaku menaruh kayu di dalam mobilnya, mengambil kantong plastik untuk menutup kepala korban. Pelaku juga masih sempat membuka jok motor milik korban dan mengambil tas dan handphone milik korban, selanjutnya meninggalkan korban.

“Itulah fakta sehingga tas bisa ditemukan di tempat tidur, Handphone korban di tanam. kayu balok disimpan pada tumpukan seng di rumahnya. Dan pelaku pada pukul 03.00 pagi masih sempat ke TKP untuk mengecek situasi di sana. Jadi kurang dari 24 jam pelaku diamankan Sat Reskrim pada Rabu (03/08) Pagi,” jelas Kapolres.

Dengan perbuatannya lanjut Kapolres, pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana (primer), ancaman hukuman seumur hidup. Kemudian subsider 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 Tahun penjara. Lebih subsider lagi pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh Tahun.

Aparat melalui Sat Reskrim akan terus mengembangkan motif pelaku selain ketidakharmonisan di dalam rumah tangga. Polisi juga akan menyelidiki apakah pelaku sendirian atau ada pelaku lain.

“Ini motifnya sakit hati karena ketidakcocokan dalam rumah tangga dan disinyalir cekcok sudah lama terjadi. Pelaku diidentifikasi kurang dari 24 jam setelah penemuan mayat pada Selasa pagi dan langsung diringkus Rabu pagi,” ungkapnya.

Press Release pengungakapan kasus pembunuhan ini berlangsung di halaman Sat Reskrim Polres Nabire dan dihadiri oleh Kapolres Nabire AKBP I Ketut Suarnaya, SIK, SH, Wakapolres Nabire Kompol Ramadhona, SH, SIK, Kasat Reskrim AKP Akhmad Alfian, SIK, MH serta anggota Reskrim dan dikawal ketak oleh Satuan Dalmas.(*)

Dapatkan update berita dari Bumiofinavandu.com dengan bergabung di Grup Telegram BumiofiNavandu.com. Caranya muda, Anda harus menginstall aplikasi Telegram terlebih dulu di Android/Ponsel lalu klik https://t.me/bumiofinavandu kemudian join. Atau dapatkan juga di Facebook lalu Klik Halaman Bumiofinavandu.com
PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.