Paroki KSK Nabire Tuan rumah CYD, Paroki Bunda Maria Serui minta tambahan peserta

Gereja Katolik Bukit Meriam, Paroki KSK Nabire – Bumiofinavandu/Istimewa.

Nabire, Bumiofinavandu – Gereja Katolik Bukit Meriam, Paroki Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire, Papua, akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Cenderawasih Youth Day (CTD) Tahun 2022. CYD sebelumnya adalah retret bagi Orang Muda Katolik (OMK) yang diselenggarakan oleh Dekenat Teluk Cendrawasih dua Tahun sekali.

Panitia, telah menyurati seluruh Paroki di wilayah Dekenat Teluk Cenderawasih untuk mengirim sedikitnya 30 peserta OMK untuk menghadiri kegiatan yang akan dilaksanakan pada awal Juni mendatang.

Bacaan Lainnya

Menanggapi jumlah peserta sebanyak 30 orang, ketua Dewan Paroki Bunda Maria Serui, Heri Pasasung meminta agar parokinya diberi kuota tambahan.

Menurutnya, timnya yang akan hadir sudah disiapkan jauh hari sebelumnya, baik seluruh persiapan termasuk seleksi peserta. Dengan mendapatkan dukungan dari orang tua bersama Dewan Paroki untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang menjadi program pembinaan orang-orang muda Katolik Paroki Bunda Maria Serui.

“Kuota yang dikasih ke kami ada 30 orang sesuai dengan surat edaran dari penyelenggara, namun kami ingin ada tambahan lagi sebanyak 20 orang. Jadi total 50 orang,” ujar Heri melalui selulernya pada Selasa (31/05/2022).

Alasannya kata Dia, umat Katolik yang berada di Serui dan sekitarnya memiliki beberapa stasi yang umatnya lumayan banyak dan berada di dua Kabupaten (Kabupaten Yapen dan Kabupaten Waropen).

Sehingga penambahan 20 orang peserta yang diminta, guna mengakomodir seluruh stasi di Daerah itu. hal ini sangat diharapkan untuk dipertimbangkan, mengingat momen ini adalah wadah pembinaan bagi OMK yang merupakan calon pemimpin gereja Masa depan.

“Kalau hanya 30 kami rasa kurang, jadi kami minta tambahan 20 lagi untuk mengakomodir dari Paroki. karena rencana ini kami sudah persiapkan dari jauh-jauh hari jadi kalau seandainya dibatasi hanya 30 itu agak sedikit,” kata Heru.

Terpisah, Ketua panitia Yulianus Pasang mengatakan, hingga saat ini seluruh persiapan terus dilakukan oleh tuan rumah. Panitia bahkan ingin menjadwalkan kegiatan dengan mempertimbangkan jadwal Kapal untuk kedatangan peserta.

“Jadi antara tanggal 4 – 9 itu, kita coba koordinasi dan mengecek jadwal kapal yang masuk di Nabire. Sehingga peserta dari Serui dan Biak bisa hadir,” kata Pasang.

Sementara terkait dengan permintaan penambahan kuota peserta dari Serui, lanjut mantan Kadisdik Nabire ini bahwa jumlah peserta sudah ditentukan. Sehingga permintaan penambahan bisa saja diakomodir, namun perlu juga dipertimbangkan faktor lain misalnya tempat tidur dan sebagainya.

Maka, nantinya panitia sedang menunggu balasan dari surat edaran yang sudah disampaikan. Andai terdapat paroki yang pengiriman pesertanya kurang dari 30 orang, maka kemungkinan ada peluang untuk menjawab permintaan penambahan dari Serui.

“Jadi misalnya, kita sudah terima surat balasan dan jumlah peserta kalau nanti hanya dikirim 20 dari salah satu paroki, maka sisanya bisa diisi oleh Paroki lain yang bersedia,” pungkasnya.(*)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

2 Komentar