Ujian Sekolah dinilai lebih berat ketimbang Ujian Nasional

kepala Sekolah SMPN I Nabire, Philemon T. Musendi, Selasa (19/04/2022). – Bumiofinavandu.

Nabire, Bumiofinavandu – Kepala SMP Negeri I Nabire, Papua, P. T. Musendi mengatakan bahwa Ujian Sekolah (US) pengganti Ujian Nasional (UN) atau berbasis Nasional. US justru lebih berat karena penentu hasil kelulusan siswa adalah guru.

“US berat karena yang tentukan hasil lulus itu guru dan akan banyak pertimbangan kriteria di sana. kalau UN itu tidak repot, karena lulus berdasarkan nilai ujian saja,” kata Musendi usai ujian hari pertama di sekolahnya. Selasa (19/04/2022).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kelulusan siswa yang ditentukan guru berdasarkan beberapa kriteria. Yaitu menyelesaikan program pembelajaran yang dibuktikan dengan rapor tiap semester, Memperoleh nilai sikap dan perilaku minimal baik serta telah mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

Sehingga bukan hanya nilai sebagai penentu. Perilaku anak sangat berpengaruh. Maka perilaku anak ini lah yang menjadi tanggung jawab bersama baik guru maupun orang tua.

“Jangan sampai anak nakal atau tidak dengar-dengaran saat di sekolah, tetapi orang tuanya bilang anaknya baik. Ini juga satu contoh masalah. Jadi kita harus benar-benar kontrol,” tutur Musendi.

Musendi, menjelaskan bahwa pelaksanaan ujian Tahun ajaran 2001/2022 di Kabupaten Nabire, dilaksanakan berdasarkan hasil Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP/MTS. Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Bidang SMP/MTs serta pengawas. Yang menetapkan pelaksanaan US tingkat SMP/MTS dilaksanakan selama enam hari, sejak Selasa (19/04).

Sedangkan untuk menyusun naskah US dilaksanakan oleh tim Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kabupaten.

“Tim bersepakat untuk seluruh naskah disamakan,” jelasnya.

Sementara untuk SMP N I Nabire, adalah menggunakan sistem online dengan Google Chrome, untuk menjangkau seluruh siswa.

Musendi bilang bahwa setidaknya sebanyak 319 murid kelas IX (Sembilan atau kelas 3), telah mengikuti US Tahun 2022. Sehingga sekolahnya telah menyiapkan laboratorium atau lab Komputer. Selain itu, sebagian anak menggunakan handphone.

“Tapi kami tidak mengalami kendala. Untuk hari pertama ini semua berjalan dengan lancar,” bebernya.

Untuk itu, Dia berpesan kepada peserta didiknya untuk terus belajar dan menyelesaikan soal dengan baik. Dengan harapan agar seluruh siswanya dapat berhasil dan lulus ujian nantinya.

“Saya berharap semua belajar dan kerjakan soal dengan baik,” harapnya.(*)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.