Apakah pertandingan Bupati Cup kembali disaksikan penonton, ini kata PSSI dan KONI Nabire

Ketua PSSI Nabire Felex Magai, ketika di Lapangan SepakBola Batalyon 753 Nabire, Sabtu, (19/03/2022). – Bumiofinavandu.

Nabire,Bumiofinavandu – Pertandingan lanjutan kompetisi sepak bola Bupati Cup Tahun 2022, Kabupaten Nabire kembali di gelar pasca insiden di Lapangan Sapta Marga Kodim 1705/Nabire, pada Rabu (16/03) lalu.

Atas kejadian itu, panitia telah menghentikan pertandingan babak pengisian untuk beberapa hari. Dan baru melanjutkannya kembali pada Sabtu (19/03/2022), setelah melakukan pertemuan bersama dengan klub peserta kompetisi.

Bacaan Lainnya

Dan hasilnya, sisa pertandingan babak pengisian, tetap berlanjut namun pelaksanaannya di Lapangan Batalyon 753 dan dua lapangan lainnya ditiadakan. Dan panitia memutuskan pertandingan tanpa penonton dan suporter.

Hal ini guna menyiasati kemungkinan-kemungkinan terjadinya kericuhan.

Menanggapi hal tersebut, ketua Komite Nasional Olahraga (KONI) Nabire, Derek Herry Sendiri sangat mengharapkan agar kejadian sebelumnya tidak terulang kembali pada pertandingan selanjutnya.

Sebab tujuan kompetisi yang sedang berlangsung adalah untuk merekrut tim kesebelasan Persinab Nabire, untuk berlaga di divisi 3. Dan pemain yang ada adalah 70% pemain lokal dan 30% pemain luar, guna membangkitkan semangat pemain muda di Nabire.

“Maka kehadiran pemain Nasional yang diikut sertakan adalah guna memberikan semangat dan dorongan bagi pemain lokal. sehingga belajar bermain bola lebih baik lagi,” ujar Senandi ketika memantau lanjutan pertandingan di Lapangan Batalyon 753 Nabire, pada Sabtu (19/03/2022).

Sehingga KONI Nabire akan memberikan rekomendasi dan mendukung seluruh kegiatan yang dilakukan oleh Persinab, melalui rekomendasi Askap PSSI Nabire.

“Saya berharap agar lanjutan kompetisi ini terus berjalan lancar dan tidak terjadi insiden atau kerusuhan yang mengganggu nantinya,” ungkapnya.

Dia bilang, larangan terhadap penonton untuk sisah pertandingan babak pengisian adalah proses pembelajaran. Agar dewasa dalam menyikapi persoalan ketika sedang menonton.

Namun Senandi mengaku bahwa dirinya bersama ketua PSSI akan berkoordinasi dengan panitia, agar di babak 16 besar dan semifinal pertandingan kembalikan dilaksanakan pada lapangan-lapangan yang sudah disiapkan.

“Ini hanya untuk babak sisah pengisian, tapi kita akan bahas dulu,” ungkap Senandi.

Sehingga lanjutnya, jika benar-benar pertandingan kembali berlangsung dengan mengizinkan penonton, maka perlu dibahas lagi. Akan tetapi komitmen untuk tetap menjaga agar tidak terjadi kericuhan sangat penting.

Baik di babak 16 besar maupun semifinal hingga final nanti, Namun ini perlu kesepakatan bersama antara tim-tim yang lolos, suporternya termasuk panitia penyelenggara dan wasit.

“Jadi sekarang sepak bola sudah bangkir kembali dari mati surinya beberapa Tahun lalu. Jadi konsekuensinya akan dibahas bersama tim yang lolos. Tapi kalau tidak bisa maka pertandingan tetap di Batalyon,” lanjut Senandi.

Ketua KONI Nabire Herry Senandi, ketika di Lapangan Sepak Bola Batalyon 753 Nabire, Sabtu, (19/03/2022). – Bumiofinavandu.

Sementara itu, Ketua PSSI Nabire Felex Magai, menilai, insiden di Lapangan Sapta Marga menunjukan keditakdewasanya pemain maupun supporter padahal seharusnya suporter dan pemain lokal di Nabire harus dewasa.

Terutama yang berkaitan dengan sepak bola. Sebab Nabire memiliki poten dipemain yang handal.

“Maka jangan lagi ada kejadian seperti kemarin itu, sebab kita ingin Persinab Nabire bangkit kembali,” ujarnya menambahkan.

Dan terkait kekecewaan penonton akibat dilarang menonton pertandingan. Padahal panitia tidak menginginkan hal ini terjadi. Maka untuk menghindari ricuh perlu diwaspadai, karena kejadian itu bermula dari suporter.

“Maka untuk terhindar ini jalan keluarnya. Sebab kejadian kemarin itu ulah dari suporter,” pungkasnya.(*)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.