Rencananya, 20 Klub akan berlaga di turnamen sepak bola Bupati Cup

Nabire, Bumiofinavandu – Panitia turnamen sepak bola Bupati Cup Tahun 2022, Nabire, Papua, menggelar rapat kedua pada Rabu (16/02/2022. Tujuannya adalah melengkapi kepanitiaan serta klub-klub sepak bola yang akan diundang untuk mengambil bagian dalam event tersebut.

Sebab turnamen yang sedianya dilaksanakan pada akhir Februari ini, tidak membuka pendaftaran. Namun hanya mengikutsertakan klub-klub yang sudah ada dan terdaftar di dalam kepengurusan Persinab, yang sering kali mengikuti pertandingan.

Bacaan Lainnya

“Rapat kali ini untuk melengkapi tim kerja sekaligus menganggarkan biaya per seksi masing-masing. Termasuk membahas club-club yang akan bertanding karena kami tidak buka pendaftaran. Kami sudah dapat 20 tim,” ujar ketua panitia turnamen, Sostenes Rumbewas usia pertemuan itu.

Nantinya kata Rumbewas, 20 tim tersebut akan diundang dalam rapat khusus. Gunanya untuk memberikan gambaran tentang maksud dan tujuan diselenggarakannya turnamen Bupati Cup Tahun 2022.

Sebab tujuan turnamen adalah untuk merekrut pemain muda yang nantinya disiapkan untuk berlaga di ajang Divisi III Tahun 2022.

“Kami akan undang tim yang sudah ada, lalu menjelaskan tujuan dari pertandingan,” kata Rumbewas.

Sedangkan untuk seksi-seksi dalam kepanitiaan, sejauh ini menurutnya, juga telah membahas estimasi atau besaran biaya yang digunakan dalam kegiatan. Dan panitia sudah mendapatkan besaran jumlah anggaran yang totalnya mencapai Rp 500 juta rupiah.

Sementara waktu pelaksanaannya direncanakan pada akhir Februari dan paling lambat awal Maret nanti.

“Rencana anggaran yang akan dipergunakan sekitar Rp 500 juta. Lalu pelaksanaan kami upayakan akhir bulan Februari atau awal Maret mendatang,” tutur Rumbewas.

Lanjut pembina Kamasan Grup Nabir ini, lebih dari 10 Tahun sepak bola di Nabire vakum. Hal ini terjadi karena kepengurusan, namun dengan hadirnya pengurus baru Persinab, dapat membangkitkan kembali minat bakat pesepak bola terutama generasi muda dalam mengembangkan diri dan karirnya.

Selain itu melalui Bupati cup, diharapkan agar pemerintah daerah harus memperhatikan olahraga bergengsi ini. untuk terus melaksanakan pertandingan-pertandingan bagi generasi muda.

Dia berkisah, pernah sekali dalam rangka HUT koperasi TKBM, pihaknya melaksanakan turnamen sepak bola. Lantaran hampir satu dekade tidak ada pertandingan. Sehingga hal itu dilaksanakan guna memotivasi anak-anak muda yang berminat dalam mengolah bola kaki di lapangan hijau.
“Kalau bisa jangan sampai di turnamen inisaja. Sebab kerinduan anak muda khususnya pesepak bola adalah adanya pertandingan,” pungkasnya.(*)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.