Ada murid SD di Nabire masih belajar di luar ruangan

Murid salah satu kelas yang memanfaatkan samping kantin untuk belajar. – Bumiofinavandu/Toncy Numberi.

Nabire, Bumiofinavandu – SD Negeri Jayanti, Kabupaten Nabire, Papua, masih kekurangan ruangan kelas untuk proses pembelajaran. Hal tersebut mengakibatkan beberapa kelas melakukan pembelajaran di luar ruangan, seperti halaman sekolah atau di samping kantin.

Tiga kelas tersebut antara lain kelas satu, dua tiga dan enam.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut merupakan langkah yang diambil Kepala Sekolah beserta dan dewan Guru guna mengatasi persoalan yang sedang diHadapi.

“Ini kami terpaksa lakukan agar bisa menampung para murid untuk mendapatkan pendidikan. Maka kami telah bersepakat dan mengambil langkah tersebut karena banyaknya murid,” ujar Kepala Sekolah SD N Jayanti, Murni Gultom beberapa waktu lalu.

Gultom menjelaskan, pihaknya pernah menyampaikan kondisi kekurangan ruang kelas kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, hanya saja belum terealisasi.

Kata Dia, penyebab kurangnya ruangan kelas akibat dari banyaknya murid pindahan dari sekolah lain dan masuk ke Sekolah yang dipimpinnya. Murid pindahan yang dimaksud kebanyakan berasal dari luar Nabire yakni Kabupaten Intan Jaya.

Tindakan menerima murid dari Intan Jaya karena bagi Gultom, anak-anak mempunyai hak untuk mendapatkan pendidikan. Sehingga apapun kondisinya harus diterima agar haknya diperoleh.

“Anak murid kebanyakan dari luar Nabire yaitu pindahan Intan Jaya karena situasi disana. Lalu sebenarnya untuk satu kelas murid kami ada 20 orang, tetapi situasi ini jadinya sudah lebih 30 orang satu kelas. Terpaksa kami harus ambil langkah untuk belajar di luar ruangan, karena anak punya hal untuk belajar,” pungkasnya.(*)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *