DPC PDI Perjuangan Nabire peringati HUT Ke-49

Suasana pemotongan tumpeng dalam rangka HUT ke-49 PDIP di Pantai Budi Nabire, Senin (10/01/2021). – Bumiofinavandu.

Nabire, Bumiofinavandu – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Nabire, Papua, beserta kader partai dan simpatisan menggelar upacara peringatan HUT Ke-49 Partainya, pada Senin 10 Januari 2022 di Pantai Budi Nabire. usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh dan kegiatan lainnya.

Pengibaran Bendera Merah Putih.

Bupati Nabire, Mesak Magai, dalam sambutannya mengatakan mengajak para kader pantai untuk giat mensosialisasikan kepada masyarakat di daerah ini untuk mematuhi protokol kesehatan penanganan covid-19.

Bacaan Lainnya

Sebab Negara sedang mengalami masalah yakni covid-19. Maka simpatisan dan kader wajib saling mengingatkan untuk patuh pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” Ajak Mesak Magai.

“Ini harus seluruh kader sebagai ujung tombak harus berperan aktif sosialisasi kepada masyarakat,” ajak Bupati Mesak.

Suasana pemotongan tumpeng.

Ia juga berpesan kepada seluruh simpatisan dan kader partai untuk membawa diri dan menunjukan bahwa mereka (pengurus) adalah kader PDI Perjuangan.

Sehingga perlu disikapi berbeda dengan yang lain. Karena kader dituntut untuk berperan dan berkarya untuk mengedepankan karya-karya dan kebijakan pemerintah.

“Kita sebagai kader harus memberikan contoh dan teladan yang baik kepada masyarakat,” tuturnya.

HUT PDI Perjuangan yang ke-49 kata ketua DPD PDIP Provinsi Papua itu, adalah merupakan bagian dari konsolidasi Partai. karena Tahun 2024 nanti akan dihadapi dengan dua pesta demokrasi yaitu pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah.

Untuk itu, sebagai kader partai harus menjadi ujung tombak untuk mengamankan amanat partai.

Bupati Mesak Magai berpose dengan anggota pengibaran bendera merah putih.

“Maka kader PDI Perjuangan harus bekerja keras, karena seluruh partai (partai lain) akan berjuang. jadi peran aktif kader sangat dibutuhkan agar nilai jual figur di tengah publik tidak merosot,” ujar Mesak.

Ia berjanji bahwa akan memisahkan tugasnya sebagai kader partai dan sekaligus sebagai Bupati Nabire yang merupakan pembina politik di daerah ini.

Ia juga menginginkan agar seluruh kader parta bisa menopang kinerjanya sebagai Bupati Nabire.

“Ditengah kesibukan nanti, saya akan berupaya untuk bekerja baik sebagai kader partai maupun sebagai pembina politik di Nabire. ini tidak akan saya campur adukan,” ucapnya.(*)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.