Ornamen Natal dipasang setiap Desember, ini kata anak Labena

Udin Mardin, ketika memberikan keterangan kepda awak media di Tugu Cenderawasih Nabire, Rabu (22/12/2021). – Bumiofinavandu/Nick Bonai.

Nabire, Bumiofinavandu – Salah satu anak Lahir Besar Nabire atau sering disebut Labena, Udin Mardin mengungkapkan, partisipasi umat muslin setiap Tahun jelang Desember ketika merangkai ornamen Natal di setiap tugu di Nabire bukan hanya sebatas toleransi terhadap agama lain. Bagi Udin, hal tersbut adalah hal biasa dari anak Labena di Nabire.

“Ini hal biasa yang sudah kami lakukan setiap Tahun sejak 2017 silam, menang kalau dilihat yang aktif kebanyakan muslim. Tapi ada juga adik-adik atau teman yang Kristen dan kami lakukan bersama,” ujar Udin Mardin Rabu (22/12/2021).

Bacaan Lainnya

Ditemui di sela-sela pemasangan ornament Natal di tugu Cendrawasih, Kelurahan Oyehe, Udin mengisahkan bawah membaur dengan suku dan agama lain sudah semenjak masa kecilnya dulu di Kota Lama (kini Kelurahan Morgo). Kala itu, udin kecil saat melaksanakan ibadah jumat, rekan-rekannya non muslim atau Kristen biasanya menunggu di depan masjid dan melanjutkan bermain usai sholat.

Begitupun teman masa kecilnya yang Kristen ketika pergi ke gereja, anak non Kristen atau muslim akan menunggu di depan gereja. Usai ibadah, mereka lanjut bermain.

“Ini kisah lucu was kami kecil dulu. Jadi sampai sekarang hal itu masih terbawah-bahwah,” kisahnya.

Kebiasaan inilah kata Dia, yang terus dijaga hingga saat ini. sehingga sebagai anak Labena, kerja sama dan bahu membahu sudah menjadi hal biasa dalam kehidupan di Nabire. Bahkan bukan saja di saat Natalan, tapi kehidupan sehari-hari selalu dalam kebersamaan.Baik beda agama, beda suku namun kontribusi akan selalu dilakukan.

Maka di moment Natal seperti ini, Ia dan rekan-rekannya ingin menghadirkan suasana Natal yang bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Nabire. Melalui pemasangan ornament Natal di setiap tugu yang tersebat di Kota ini.

“Ini sudah menjadi kegiatan turin kami setiap Tahun. Sehingga orang harus tahu bahwa persaudaraan ini sudah sejak lama dan tidak memandang agama dan suku,” kata Udin.

Untuk itu lanjut Dia, atas nama anak Labena, anak muda menhucapkan, selamat menyongsong ibadah Natal, 25 Desember 2021 bagi umat Kristiani di seluruh Nabire dan selamat menyngsong Tahun Baru 2022 nanti.

“Semoga dengan Damai Natal, kita gaungkan terus kepada seluruh masyakata di Kabupaten Nabire, untuk saling hormat menghormati satu sama lain,” pungkasnya.

Setiap Tahunnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, di setiap kompleks diramaikan dengan pemasangan ornamen Natal. Namun semenjak Tahun 2017 silam bersamaan dengan munculnya berbagai komunitas di Kabupaten Nabire, maka seluruh tugu-tugu di Kota ini akan saban malam diterangi oleh kerlap kerlip dan warna warni lampu Natal.

Mulai dari Tugu Pattimura di Jalan RE. Martadinata, Tugu Cendrawasih di Kelurahan Oyehe, Tugu Tinggal Landas di depan Kantor Bupati Nabire hingga Tugu selamat Datang di depan Bandar udara. Momen tersebut selain menghadirkan suasana Natal. Tetapi juga sebagai ajang berfoto bagi keluarga dan masyarakat yang melintas.(*)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 Komentar

  1. Ping-balik: Obama Runtz
  2. Ping-balik: biilad rafidain
  3. Ping-balik: mushrooms protein
  4. Ping-balik: Memorials in Latvia