Pemkab Nabire peringati hari AIDS sedunia Tahun 2021

  • Whatsapp
Persiapan jalan santai di halaman Kantor Bupati Nabire, Rabu (01/12/2021). – Bumiofinavandu/Dok.

Nabire, Bumiofinavandu – Peringatan hari AIDS sedunia 1 Desember 2021, Pemkab Nabire, Papua, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan beberapa kegiatan. yakni jalan santai, senam dan peragaan drama yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Nabire, Rabu (01/12/2021), diikuti yang diikuti masyarakat dan ASN di daerah ini.

Penanggungjawab HIV/AIDS Dinkes Nabire, Fenny Tobing mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan walaupun dengan dana yang terbatas namun berkat dukungan dari teman-teman sehingga dapat terlaksana.

Bacaan Lainnya

“Tahun sebelumnya kami hanya melakukan kampanye di jalan-jalan. Tapi Tahun ini ada dukungan dari teman-teman jadi ada kegiatan walaupun hanya sederhana,” ujar Fenny Tobing, Jumat (03/12/2012).

Kegiatan diawali dengan jalan santai, kemudian melakukan senam bersama dan peragaan drama. Lalu dilanjutkan dengan sambutan Sekda Nabire, dan kelapa bidang P2P Dinkes Nabire.

Kata Dia, kegiatan diawali dengan jalan santai pada pukul 06.30-10.00 Wit dengan rute kantor Bupati Nabire Jl. Merdeka menuju kelurahan Karang Mulia.

Kemudian lanjut ke jalan Pepera,, Bandar Udara Nabire dan kembali ke halaman Kantor Bupati.

“Setelah itu baru ada sambutan dan senam,” kata Tobing.

Kepala Bidang P2P Dinkes Nabire, dr. Frans Fernando Sayori mengungkapkan tanggal 01 Desember 2021 merupakan hari AIDS sedunia. maka kasus HIV AIDS merupakan masalah yang dihadapi seluruh dunia. Dan Nabire merupakan peringkat pertama yang memiliki penderita HIV AIDS terbesar di wilayah Provinsi Papua.

Dokter Frans mengajak seluruh pihak bahu membahu untuk memerangi penyebaran HIV/AIDS.

“Mari kita bersama sama bergandengan tangan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, tentang langkah-langkah pencegahan penularan HIV AIDS,” ajak Sayory.

Sekda Nabire, Daniel Maipon, menekankan perlunya kesadaran masyarakat mengingat kasus penderita tertinggi di Papua. Sehingga seluruh pihak terkait perlu meningkatkan sosialisasi dan memberikan Pemahaman tentang pencegahan penularan HIV AIDS.

Maipon bilang, meskipun masalah Covid 19 belum juga berakhir, penularan HIV/AIDS tidak bisa dikesampingkan. mengingat masih banyaknya ketidak pedulian dari pihak pihak terkait yang enggan memberikan pemahaman kepada masyarakat guna pencegahan penularan HIV AIDS.

“Mari bersama sama bergandengan tangan untuk ikut serta memberikan sosialisasi untuk mengingatkan masyarakat tentang bahayanya penularan virus HIV/AIDS. Orang yang terkena HIV/AIDS tidak perlu dihindari, karena tidak menular secara langsung, melainkan menular melalui hubungan seksual, dan perilaku seks yang menyimpang.” pungkas Maipon.(*)

Pos terkait

PHP Dev Cloud Hosting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.