Kasus kekerasan YD terhadap MT diselesaikan secara adat

  • Whatsapp
Korban MT bersama keluarganya, Jumat (19/11/2021). – Bumiofinavandu.

Nabire, Bumiofinavandu –  Kasus kekerasan rumah tangga (RT) yang dilakukan oleh oknum YD terhadap istrinya MT akhirnya menemui titik terang. Pasalnya, kedua bela pihak yakni korban dan pelaku beserta keluarganya masing-masing menginginkan penyelesaian dilakukan secara adat.

Permintaan tersebut untuk mencabut laporan Polisi (LP) dari korban dipenuhi Polres Nabire. Kapolres Nabire melalui Wakapolres Kompol Samuel D. Tatitatu bersama Kasat Rerse, AKP Alfian Ahmad, SIK, mediasi kedua belah pihak di aula Rastra Samara Polres Nabire Pada Jumat (19/11/2021).

Bacaan Lainnya

MT (28 Tahun) mengatakan, dengan selesainya penyelesaian secara adat tersebut maka dengan sendirinya Ia telah berpisah dari YD sebagai suaminya.

Mt juga mengaku tidak akan mengungkit-ungkit lagi persoalan yang pernah terjadi. Apalagi LP yang pernah dilayangkan telah di cabut sehingga YD secara sah tidak menjadi suaminya lagi atau telah berpisah.

“Jalur damai ini dari saya sendiri tanpa ada paksaan dari siapapun yang menginginkan untuk masalah ini diselesaikan secara adat dan meminta LP nya dicabut. Dan YG bukan suami saya lagi ,” ungkap MT usai mediasi.

Perwakilan keluarga, Nikodemus Krisifu, menambahkan, pencabutan LP merupakan keinginan dan kerinduan dari korban MT. sehingga keluarga hanya mendukung kemauan dari korban.

“Maka kami keluarga mendukung apa yang diinginkan korban,” tambah Krisifu.

Maka sebagai pihak dari keluarga korban, telah menerima danda adat yang diberikan oleh pihak keluarga DY.

“Maka dengan selesainya penyelesaian ini, saya harapkan tidak ada lagi masalah diluar. Cukup sampai disini, kami ada masalah yang timbul di kemudian hari maka itu bukan urusan kami,” pungkasnya.

Penganiayaan dan kekerasan terhadap MT diduga keras dilakukan oleh YD, di kediamannya di jalan Multi, Kota Baru, Kelurahan Karang Mulia, Kabupaten Nabire Papua pada Kamis (28/10/2021) sekitar pukul 12.50 WIT.

MT, adalah istri dari YD yang merupakan pejabat aktif di Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua.

Atas kejadian tersebut, MT mengalami lima luka tusukan di bagian punggung oleh pelaku YD dengan menggunakan pisau lipat. saat ini, korban MT sedang menjalani perawatan di RSUD Nabire.(*)

Pos terkait

PHP Dev Cloud Hosting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.