Ibu nikah lagi, anak 17 Tahun harus pisah dukumen kependudukan

Kabid Capil, Disdukcapil Nabire, George Takahindangen, diruang kerjanya. – Bumiofinavandu.

Nabire, Bumiofinavandu  Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil (Kabid Capil), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nabire, Papua, George Takahindangen menjelaskan, jika terdapat anak yang berumur 17 Tahun ke atas maka harus memiliki Karta Tanda Penduduk (KTP) serta memiliki Kartu Keluarga (KK) sendiri. Hal ini berlaku bagi anak yang telah ditinggal ibunya karena menikah lagi.

“Kalau anak yang ibunya menikah lagi dan anak itu sudah umur 17 Tahun maka KK dan KTPnya bisa atau dipisahkan dari ibunya,” jelas George, diruang kerjanya. Senin (15/11/2021).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, hal ini berlaku kepada ibu yang menikah lagi lantaran sebelumnya sudah resmi bercerai atau suaminya telah meninggal dunia dari perkawinan sebelumnya.

Sehingga, tidak dibenarkan juga jika pernikahannya yang baru kemudian anak tersebut dimasukan kedalam kartu keluarga (KK) bersama suami barunya.

“Kasarnya kan yang nikah ibunya, bukan anaknya apalagi itu anak laki-laki,” tuturnya.

Untuk itu, Dia berharap agar jika ada kasus seperti ini lalu belum dipahami, maka harus dikonsultasikan dengan pihak yang paham atau Disdukcapil.

“Artinya begini, ibunya ini kawin lagi sementara bila ada warisan dari suaminya terdahulu maka itu atas nama anaknya tadi,” pungkasnya.(*)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.