Bintang Kejora berkibar lagi di Manokwari, JDP; Siapa pelakunya?

  • Whatsapp
Caption ;      Direktur LP3BH Manokwari, Y. C. Warinussy. – Bumiofinavandu/Dok Y C Warinussy.

Manokwari, Bumiofinavandu – Juru Bicara Jaringan Damai Papua (Jubir JDP) menyampaikan keprihatinan JDP atas peristiwa “berkibarnya” selembar Bendera Bintang Kejora (BK) berukuran 1 x 1/2 meter di atas menara (tower) Telkomsel di Kawasan Taman Wisata Alama (TWA) Gunung Meja, Kampung Ayambori-Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Selasa (19/10/2021) sekitar pukul 10:30 wit.

JDP memandang bahwa model praktek mengibarkan BK di area yang tidak berpenghuni dan tidak ada pengamanan cenderung tidak elok dan justru memalukan Negara sesungguhnya. Sebab rakyat Papua, khususnya rakyat asli Papua sudah sangat paham dengan perilaku tudak terpuji dan memalukan seperti itu.

Bacaan Lainnya

Tower Telkomsel ini memiliki tinggi yang pasti tidak bisa dinaiki oleh warga masyarakat awam, melainkan besar kemungkinan pelaku adalah dari kalangan yang terlatih dan profesional. Bahkan praktek seperti ini sudah seringkali terjadi.

Di Manokwari beberapa tahun lalu pernah ada BK yang berakibat di menara (tower) pemancar Stasion Radio Republik Indonesia (RRI) di Reremi, Manokwari. Bahkan pernah juga BK berkibat di ujung tower Telkomsel di dalam halaman Kampus Universitas Papua (Unipa).

Yang mengherankan, hingga saat ini tidak ditemukan siapa pelakunya? Hari ini, pagi-pagi benar, kami warga masyarakat di Manokwari dikejutkan dengan berita adanya pengibaran BK di tower Telkomsel TWA Gunung Meja, Kampung Ayambori, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Patut dipertanyakan dimana gerangan para petinggi institusi keamanan Polri dan TNI di Manokwari dan Papua Barat saat kejadian ini? Bagaimana para intelijen dari Polri dan TNI bekerja, sampai hal seperti ini bisa “bobol”? Evaluasi dan audit sistem keamanan lokal Manokwari sebagai Ibukota Provinsi Papua Barat penting dilakukan segera oleh rakyat melalui Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (DPR PB) dalam waktu dekat ini.

Penting DPR PB memanggil Kapolda Papua Barat dan Panglima Kodam XVIII/Kasuari, guna mengklarifikasi peristiwa  ini. Siapa pelaku sesungguhnya?(*)

(Rilis dari Y. C. Warinussy yang diterima Bumiofi pada Selasa, (19/10/2021).

Pos terkait

PHP Dev Cloud Hosting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.