Honor PPD dan PPS belum dibayar, Kambu; Kami sedang berusaha

Ketua KPU Nabire, Jhoni Kambu – BumiofiNavandu.

Nabire, BumiofiNavandu – Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemungutan Distrik (PPS dan PPD) Kabupaten Nabire kembali mempertanyakan honorium penyelenggara Pemilukada Nabire bulan Januari 2021. Honor Pasalnya, hingga hari ini honor tersebut belum juga terbayarkan, pihaknya berencana akan menempuh jalur hukum.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Nabire, Jhoni Kambu mengakui jika persoalan honorer PPD dan PPS telah dibahas bersama DPRD Nabire bersama Pemkab. namun untuk soal keuangan yang lebih paham adalah bagian sekretariat KPU. sehingga hal tersebut masih diupayakan.  

Bacaan Lainnya

“Jadi kami sedang menunggu hasil keputusan di pertemuan DPRD Nabire beberapa waktu lalu, yaitu kalau sudah ada jawaban dari Pemkab maka akan kami sampaikan kepada PPD dan PPS,” Ungkap Kambu usai penetapan hasil pleno PSU di kantor KPU Nabire, Selasa dini hari (03/08/2021).  

Koordinator Roy M Komboy mengatakan, hingga hari ini, honor PPD dan PPS belum juga terbayarkan. Padahal honor tersebut sesuai SK berlaku sampai Januari 2021, akan tetapi terbayar hanya sampai bulan Desember. Kata Komboy, persoalan tersebut telah disampaikan kepada KPU Nabire jauh sebelum pelaksanaan PSU.   Namun kalah itu KPU juga belum melunasi, sehingga PPD dan PPD juga telah meminta bantuan kepada DPRD Nabire guna memfasilitasi pertemuan dengan KPU, Pemkab Nabire dan perwakilan PPS dan PPD.  

“Nah, setelah dari pertemuan dengan DPDR itu, ada janji dari KPU untuk menyelesaikan satu minggu sebelum pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Tapi nyatanya sampai sekarang belum ada tanda-tanda,” ujar Komboy.  

Kendati janji itu belum ditepati oleh KPU Nabire, namun menurut Komboy, pihaknya terus melaksanakannlan proses PSU dari mulai dari persiapan, pelaksanaan (Rabu,28/07/2021) hingga proses rekapitulasi yang saat ini sedang berjalan.

“Kalau honor untuk PSU ini tidak ada masalah, hanya yang bulan Januari. Padahal sudah pertanggungjawabab penggunaan anggaran waktu itu,” tuturnya.  

Sehingga lanjut Komboy, pihaknya meminta agar KPU segera merealisasikan janjinya. jika tidak, maka dalam waktu dekat pihaknya berencara akan melaporkan kepada pihak berwajib (kepolisian) untuk dip roses).  

“Kami rencana sebelum rekapitulasi hasil PSU kalau belum di bayar maka kita tempuh jalur hukum,” ucapnya.(Red)

.

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.