PSU sudah selesai, Suku Wate dan Suku Yerisiam harap Nabire Damai

Suasana Pemungutan Suasa Pemuli 9 Desember 2020 silam – BumiofiNavandu.

Nabire, BumiofiNavandu – Kabupaten Nabire baru saja melangsungkan Pemilu tahun 2021 yakni Pemungutan Suara Ulang (PSU). PSU yang dilangsungkan pada Rabu (28/7/2021) itu berjalan dengan aman dan kondusif dikawal oleh aparat TNI dan Polri.

Menanggapi Hal tersebut, Suku Besar Wate Kabupaten Nabire melalui sekretarisnya Otis Money dan Sekretaris Suku Besar Yerisiam Gua mengapresiasi pelaksanaan PSU yang aman dan damai. Money menilai, masyarakat Nabire telah menyalurkan aspirasinya dengan baik dan benar. walau kemungkinan ada praktek yang melanggar aturan, namun tidak ada pergerakan masa dari satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) ke TPS lain seperti sebelumnya pada 9 Desember 2020 silam.

Bacaan Lainnya

“Saya lihat ini sangat demokratis, tapi kalaupun ada pelanggaran itu ranahnya penyelenggara. terima kasih karena PSU aman,” kata Otis Money melalui selulernya kepada Jubi di Nabire. Jumat (30/07/2021).

Sehingga Money sangat mengharapkan kepada masyarakat Nabire dan tim-tim pemenangan bahwa apabila ada hal-hal yang dinilai melanggar aturan maka dipersilahkan untuk mengikuti jalurnya. jangan sampai ada tindakan-tindakan yang nantinya mengganggu situasi keamanan daerah.

Apalagi saat ini sedang dilaksanakan proses rekapitulasi dan perhitungan suara. biarla proses berjalan dengan aman, dan masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mengikuti dengan baik. Ia meminta agar peristiwa di daerah lain akibat gagal dari Pemilu tidak terjadi di Nabire.

“Karena siapapun yang terpilih dan ditetapkan adalah Bupati seluruh warga Nabire. jadi, siapapun hasilnya nanti kakinjarap dapat merangkul seluruh elemen masyarakat untuk bangun Nabire, karena tidak ada Bupati timses namun Bupati Seluruh orang Nabire. Suku Sate sangat berharap Nabire aman, tidak seperti Daerah lain bakar sana sini,” ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Suku Besar Yerisiam Gua, Robertino Hanebora mengapresiasi aparat keamanan yang telah mengawal PSU dengan sehingga aman terlaksana, walaupun awalnya Nabire dikategorikan daerah berpotensi kerawanan dalam PSU.

Kata Hanebora, hasil PSU masih dalam proses perhitungan. ia mengharapkan amannya Nabire saat ini berlangsung hingga pleno akhir dan penetapan calon dan pelantikan. sehingga pembangunan dapat dilaksanakan oleh Bupati terpilih untuk masyarakat.

“Kami Suku Yerisiam harap, kita semua kawal proses ini agar berjalan sebagaimana yang diharapkan. supaya ada Bupati Definitif untuk bangun Nabire yang lebih baik lagi dari sebelumnya,” pungkas Hanebora.(*)

 

 

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.