Kapolres Nabire himbau, kamtibmas selalu dijaga

  • Whatsapp
Kepolres Nabire, AKBP Kariawan Barus, SIK dalam satu kesempatan – Bumiofinavandu. 

Nabire, Bumiofinavandu.id – Kepolres Nabire, AKBP Kariawan Barus, SIK menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai untuk tetap menjaga situasi dan keamanan pasca ujaran rasisme oleh Ambroncius Nababan (AN) terhadap Natalius Pigai (NP). 

Menurutnya, kasus tersenut kini menjadi viral telah menyita perhatian masyarakat. Diapun meminta warga kedua kabupaten yang berada di Wilayah hukum Polres Nabire untuk menyikapi persoalan rasis dengan kepala dingin. 
“Mengingat kasus ini sudah ditangani oleh tim siber Mabes Polri. Maka selaku masyarakat yang sadar hkum, harus menghormati proses yang telah dilakukan dalam penegakan hukum,” kata Kapolres Kariawan Barus kepada di Nabire. Selasa (26/1/2021). 
Untuk itu, AKBP Kariawan juga meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan adaya ajakan-ajaokan kontra produktif agar menjadi korban dari pemberitaan-pemberitaan terjadi. 
Sebab bagi Dia, kejadian tersebut tidak menjadi alat yang digunakan untuk mengundang masyarakat yang tidak paham menjadi terlibat dalam upaya perpecahan. 
“sebab kasus telah ditangani dan yakinlah bahwa polri akan profesional dalam semua penanganan kasusnya,” ujarnya. 
Sehingga, lanjut AKBP Barus, Nabire harus tetap aman. Artinya, keamanan tidak hanya dilakukan oleh aparat tanpa keterlibatan dari masrayakat itu sendiri. mengingat, Nabire baru saja menyelesaikan proses pemilukada yang saat ini masih berujung di MK. 
Sebab, jika ada gejolak, tentunya bisa berdampak terhadap persoalan lain. Misalnya penyimpangan hukum atau munculnya klaster baru dalam covid-19. 
“Saya berterima kasih karena sampai saat ini Nabire selalu aman. Ini yang kita harus jaga bersama. Mari kita cegah akan dampat yang mungkin saja terjadi,” lanjutnya. 
Terpisah, Sekretaris Suku Wate Kampung Oyehe, Kurios B Duwiri meminta penegak hukum bekerja sebaik mungkin dan memberikan efek jerah terhadap pelaku ujaran rasis. 
“Saya pikir ini perlu penegakkan hokum yang lebih serius dan memberikan sangsi yang berat terhadap pelaku, sebab ujaran serupa sudah sering terjadi,” tambah Duwiri.(Red)

Pos terkait

PHP Dev Cloud Hosting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.