Kadisdik Nabire sidak sekolah-sekokah, pantau Prokes dan pembelajaran tatap muka.

  • Whatsapp
Kadisdik Nabire, Yulianus Pasang ketika memberikan arahan kepada siswa di salah satu kelas, SMP N 5 Nabire untuk tetap menerapkan 3M – Bumiofinavandu. 

Nabire, Bumiofinavandu.id – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang melakukan sidak di sekolah-sekolah guna memantau proses berjakannya pendidikan serta penerapan protokol kesehatan (prokes). Sidak ini sudah berlangsung semenjak diberlakukannya proses tatap muka kegiatan belajar mengajar di Nabire. 

“Memang saya sengaja lakukan ini sejak tatap muka dilaksanakan. Tapi tidak akan menginformasikan sekolah mana, saya tiba-akan datang kesana. Saya cek Sampai ke semua kelas,” ungkap Kadis Pasang saat mengunjungi SMP N 4 Nabire, Jumat (22/1/2022). 
Tujuannya kata Pasang, untuk memantau jalannya proses tatap muka serta memastikan bahwa prokes tetap diutamakan dalam proses pembelajaran. Apakah aktifitas di sekolah sudah berjalan sesuai prosedur di masa pandemi atau belum. Jika didapati sekolah yang belum menyiapkan cuci tangan atau guru dan muridnya tidak menggunakan masker maka akan disuruh pulang mencari masker. 
Dalam sidak yang sudah dilaksanakan menurutnya, didapati guru bahkan murid yang tidak menggunakan masker, masih terdapat siswa berkerumunan, belum memiliki tempat cuci tangan yang baik. 
“Saya ingin memastikan bagaimana proses belajarnya. Apakah guru dan siswa mentaati dengan memakai masker, adakah tempat cuci tangan dan sebagainya,. Ada guru di salah satu sekolah saya suruh pulang cari masker karena tidak menggunakan saat mengajar,” ungkapnya. 
Sehingga dia berpesan kepada para guru di daerah ini untuk Sedapat mungkin mempersiapkan hati, tenaga dan pikiran untuk hadapi masa pandemi covid-19 sebaik mungki. Serta tetap waspada, tidak takut dan panik, menjaga kesehatan pribadi, keluarga dan muridnya. Semua harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. 
Guru, harus datang di sekolah sebelum murid. Untuk menyiapkan keperluan proses pembelajaran, menyiapkan prokes. Dan setelah murid datang, harus memastikan dan mengontrol siswa memakai masker, mencuci tangan dan mematuhi Prokes. jangan sampai lengah. 
Dan kepada siswa-siswa baik dari semua jenjang pendidikan untuk tetap mematuhi 3M (mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker) demi memberantas pandemi covid-19. 
“Jadi guru harus tiap hari di sekolah. Walaupun tidak ada jam mengajar, di api membantu mengawasinya anak agar tidak berkerumun dan sebagainya,. Pola hidup sehat di masa pandemi sangat bermanfaat,” pesan Pasang. 
Kepala Sekolah SMP N 5 Nabire, Nastiti Kristyani, mengatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya tetap melaksanakan prokes. Mulai dari menggunakan masker, menyiapkan tempat cuci tangan di depan tiap kelas dan sebagainya. 
Pihaknya juga menyiapkan masker guna memberikan kepada guru dan siswa jika tidak memakai saat ke sekolah. 
“Kami siapkan semua keperluan prokes. Jika anak atau guru yang tidak pakai masker kami berikan,” kata kepsek Kristyani.(Red)

Pos terkait

PHP Dev Cloud Hosting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.