Kata simpatisan tentang Paslon FX Mote-Tabroni

suasana pencoblosan ulang di TPS 06 Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire – Bumiofinavandu. 

Bacaan Lainnya
Nabire, Bumiofinavandu – Simpatisan Pasangan Calon (Paslon) Franssiskus Xaverius Mote-Tabroni M. Cahya menilai, pilihannya jatuh pada Paslon 03 pilkada Nabire, lantaran hal mendasar adalah ajakan untuk “No Minat Politik”. Ini.merupakan pembelajaran baik di masa pilkada yang sangat baik dan berharga. 

Menurut salah satu simpatisan, palslon 03, Tino Mote, Frans Mote adalah ia seorang pamong. Frans termasuk memiliki pengalaman yakni beberapa kali menjabat sebagai karateker Bupati di beberapa Kabupaten. (Fans-Tabroni) dengan pengalamannya perlu memimpin daerah yang penduduknya majemuk seperti Nabire. 

“Jadi, kami pilih dia bukan karena uang, tapi pengalaman memimpin tiga daerah sebagai carateker, sebagai seorang pamong,” tutur Mote saat menyaksikan rekapitulasi tinggal PPD Distrik Nabire. Rabu malam (16/12/2020). 

Dikatakan, selama.masa pendaftaran, kamoanye hingga pencoblosan, Frans-Tabroni tidak pernah mengajarkan pendukungnya untuk membenci Paslon lain, apalagi memancing keributan, melakukan kekerasan kampanye, menjatuhkan Paslon lain dan sebagainya. Malahan Frans Tabroni selalu mengingatkan dan berpesan kepada pendukungnya untuk menjauhi cara berpolitik yang tidak bermartabat. 

Pak Frans selalu mengajak pendukungnya, untuk mengikuti pilkada dengan baik dan benar sesuai ketentuannya dalam berdemokrasi. Dia (Pak Frasn) tidak pernah memberi uang, mengikuti kampanye dan sebagainya adalah urusan pendukung bahkan pendukung pun tidak pernah mintanya. 

“Saya pikir ini proses pembelajaran yang baik untuk masyarakat dan simpatisan serta pendukung, dan kami selalu bersemangat. Ikut kampanye kami jalan sendiri, tanpa uang, tanpa minta dan ini bagus,” kata Mote. 

Sehingga lanjut Mote, beserta pendukung lainnya akan terus mengikuti dan menghormati proses rekapitulasi oleh KPU sesuai ketentuan yang berlaku. Apapun hasilnya, pihaknya akan siap menerima asalkan hasilnya jujur sesuai alur, yakni tidak terdapat kecurangan. Akan tetapi, jika memang terdapat kecurangan maka perlu diusut sebab Paslon 03 dinilai tidak melakukan kecurangan dengan money politik dan sebagainya. Seluruh kecurangan dari Paslon lain tentunya akan diusut. 

“kalau kalah murni, kami tidak persoalan. Tapi kalau kalah karena kecurangan maka kami pemproses hukum, tim punya bukti dan kami akan desak pasangan kami untuk ke Mahkamah Kinstitusi” lanjut Mote. 

Simpatisan lainnya, Jack IKOMOU mengatakan hal serupa. Menurut Ikomou, sudah beberapa kali mengikuti pesta demokrasi, baru kali ini di Nabire muncul seorang kandidat yang memberikan pelajaran politik yang baik dan benar. 

“Sudah beberapa kali saya ikut i pemilu, baru kali ini ada figur seperti Pak Frans. Beliau tidak ingin money politik, tidak menjatuhkan paslon lain, minta pendukungnya untuk tenang. Jika kalau harus murni dan terhormat. Luar biasa pak Frans-Tabroni,” tambah Ikomou.(Red)
PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 Komentar

  1. Ping-balik: Study in Africa