Jawaban Pemkab Nabire tentang operasi kapal penumpang Pelni

  • Whatsapp
Asisten I Pemkab Nabire La Halim diruang kerjanya – Bumiofinavandu. 
Nabire, Bumiofinavandu – Pemerintah Kabupaten Nabire masih membekukan layanan operasional kapal Penumpang milik PT pelni di daerah ini. Pembekuan ini terjadi sudah hampir delapan bulan terakhir, lantaran munculnya pandemi covid-19 yang sedang melanda dunia saat ini. 
Dan hingga memasuki Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, belum ada tanda-tanda dobukanya lepahuhan laut guna kapal penumpang singgah. Masyarakatpun bertanya tentang kepastiannya kepada pihak pihak PT Pelni Cabang Nabire. 
Bahkan, Manager PT Pelni Cabang Nabire mengakuh telah Pelni telah melayangkan surat permohonan kepada Pemeritah Daerah namun belum mendapatkan jawaban pasti. 
Mananggapi hal tersebut, Asisten I Pemkab Nabire La Halim menyatakan bahwa pada dasarnya, pihalnya juga menginginkan pengaktifan kembali layanan Pelni. Namun, dia belum memperoleh informasi mengenai kepastian izin tersebut dari kepala daerah sebagai pengambil keputusan. 
“Sebenarnya pasti kita mau kapal putih (kapal penumpang milik Pelni kembali operasi, tapi semua kembali kepada pimpinan daerah sebab tentunya ada per belum ada pertimbangan-pertimbangan lain,” kata La Halim di ruang kernya. Jumat (27/11/2020). 
Pria murah senyum ini memperkirakan layanan Pelni baru bisa beroperasi kembali pada awal tahun depan. sebab, saat ini sedang terjadi pembangunan di Pelabuhan Samabusa, khususnya terminal penumpang yang belum rampung. Tentunya. Bila operasi kapal kembali melayani, dikhawatirkan mengganggu pekerjaan proyek. 
Selain itu, saat ini jumlah pasien covid-19 juga masih meningkat di Nabire. akan tetapi, tidak menutup kemungkinan pada awal Januari 2021 mendatang rencana pengoperasian kembali kapal Pelni. 
“Tapi, sekali lagi ini tergantung kepada keputusan pemimpin daerah dengan melihat perkembangan situasi pandemi,” pungkas La Halim.(Red)

Pos terkait

PHP Dev Cloud Hosting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.