Guru diharapkan mampu baca arah pikiran murid

  • Whatsapp
Kepala SD N Inpres Siriwini Nabire, Subandi di ruang kerjanya – Bumiofinavandu. 

Nabire, Bumiofinavandu – Kepala SD Negeri Inpres Siriwini, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire-Papua, Subandi berkata, sekolahnya tengah menghadapi Ujian Semester Ganjil Tahun ajaran 2020/2021, sejak Senin Kemarin (23/11/2020). Namun, pelaksanaannya di bagi berdasarkan kelas yakni ganjil genap dengan mengedepankan protokoler kesehatan penanganan covid-19. 
“Jadi kelas 1, kelas 3 dan kelas 5 mulai tanggal 23 kemarin. Hari ini kelas 2, kelas 4 dan kelas 6. Besok kembali ganjil lagi dan seterusnya,” ujar Subandi di Nabire. Selasa (24/11/2020). 
Ia menjelaskan, pelaksanaan ujian semester dengan cara tatap muka tentunya dengan menerapkan protokoler kesehatan, yakni menyiapkan tempat cuci tangan, siswa dan guru harus menggunakan masker, satu kelas dibagi dua siswanya, dan sebagainya. 
Ujian tatap muka ini diperlukan lantaran jika dilaksanakan ujian di rumah, diyakini bahwa soal belum tentu dikerjakan oleh siswa 100 persen. melainkan ada campir tangan orang tua, sebab hasil ulangan yang dikerjakan di rumah berbeda dengan hasil ulangan di sekolah. 
“Jadi sesuai edaran dari Dinas maka pelaksanaannya melalui tatap muka dengan protokoler tetap,” jelas Subandi. 
Subandi mengaku pelaksanaan ujian belum mendapatkan keluhan dari orang tua murid. Hanya saja, ia menekankan kepada para guru terutama guru kelas satu dan dua untuk berupaya memahami arah jawaban dari soal yang diberikan. pasalnya, siswa kelas 1 dan kelas 2 jaran belajar tatap muka. Sementara pemahaman mereka berbeda dengan kakak kelasnya. 
Maka guru-guru kelas 1 dan kelas 2 dituntut untuk membaca sejelas-jelasnya pertanyaan kepada siswa. Agar anak bisa mengerti arah pertanyaannya kemana. Misalkan pertanyaannya adalah tuliskan dua anggota tubuh manusia. Maka diharapkan jawaban anak nantinya tepat yaitu sesuai yang ia tahu dengan jawaban kaki atau tangan. 
“ini kendalanya. Maka guru kelas saya suruh mereka harus berusaha memahami dan mengarahkan siswa agar menjawab dengan benar. Seperti itu agar anak harus paham karena ini kelas 1,” akuhnya. 
Subandi sangat berharap kepada para orang tua agar selalu menggunakan masker pada saat mengantar anaknya ke sekolah. 
‘Jadi saya minta agar patuhi protokol, murid dan orang tua harus pakai masker, kalau tidak harus kembali ambil barulah dibolehkan masuk ke sekolah,” harapnya.(Red)

Pos terkait

PHP Dev Cloud Hosting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.