Dinas koperasi sedang mendata jumlah usaha mikro dan menengah

  • Whatsapp
Kadis Koperasi dan UMKM Nabire, Viktor Tebai di ruang kerjanya – Bumiofinavandu. 

Nabire, Bumiofinavandu – Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Nabire, Victor Tebai mengatakan, sedang mendata jumlah usaha mikro kecil dan menengah. hal ini akan dijadikan acuan oleh para pengambil kebijakan untuk menetapkan program pembinaan terhadap UMKM. 
“Kami sedang memverivikasi data UMKM dan sedang berjalan hampir sebulan ini,” kata Tebai di ruang kerjanya. Selasa (10/11/2020). 
Tujuannya adalah untuk mengirimkan secara online kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat dalam hal ini kementerian UKM. 
“ini sebagai acuan untuk mengusun program-program pemerintah kedepannya, bagi masyarakat yang bergerak di bidang usaha kecil dan menengah. Sehingga, nasip masyarakat mudah-mudahan dipikirkan oleh Pemerintah,” tutur Tebai. 
Mantan sekretaris Dinas Pendidikan ini menjelaskan, data sangat penting. Sehingga, verifikasi tahap pertama sudah selesai didata pada masa kepala Dinas Sebelumnya. dan untuk tahap kedua sedang berjalan kurang lebih sudah hampir sebulan. Dan sedang diupayakan agar seluruh UKM di Kabupaten Nabire bisa terdata. 
“Sudah dua tahap. Pertama dimasa Kadis lama dan sekarang kami lanjut tahap dua sedang berjalan. Maka sampai saat ini untuk verifikasi tahap dua sedang berlangsung dan kai upayakan secepatnya rampung,” Tebai menjelaskan. 
Lanjutnya, kriteria data yang diminta dari para pelaku UMKM adalah jenis usaha, foto copy KTP dan KK, nama usaha, pendidikan terakhir serta nomor whatsapp. Maksud nomor whatsapp adalah bisa mendapatkan informasi. 
Sehingga tugas Dinas Koperasi hanya mengumpulkan dan mengirim data. Selanjutnya yang bersangkutan akan mengikuti perkembanggan melalui pesan whatsapp. 
“Jadi data yang diminta bukan untuk diberikan modal tetapi sebagai acuan bagi Pemerintah Pusat dalam pengambilan kebijakan,” lanjut Tebai. 
Sekretaris Dinas Koperasi, Robert Settyo Budi menambahkan jumlah UMKM yang tersebar di Kabupaten Nabire sebanyak 4.982 usaha. Terdiri dari usaha jasa sebanyak 704 buah, perdagangan 1.205 buah, industry rumah tangga 757 buah, peternakan 1.214 buah, pertanian dan perkebunan 1.102 buah. 
“Ini verifikasi tahap pertama, dan tahap kedua belum rampung,” Budi menambahkan.(Red)

Pos terkait

PHP Dev Cloud Hosting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.