Sekolah di Nabire kembali aktif pekan depan

Kegiatan belajar mengajar di masa pandemi di SD Negeri Tanah Merah, Distruk Yaro Nabire – Bumiofinavandu. 
 

Nabire, Bumiofinavandu – Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire berencana mengizinkan kembali sekolah-sekolah di daerah ini untuk melaksakanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) minggu depan setelah diliburkan beberapa waktu. 
Kadis Pendidikan Yulianus Pasang mengungkapkan, batas libur hingga 30 Oktober. kemudian per 2 November sekolah-sekolah sudah harus mempersiapkan diri dan 3 November sudah harus melakukan KBM. 
“Ini khusus untuk SMP, SMA dan SMK,” ujar Kadis Pasang di Nabire. Rabu (28/10/2020). 
Nantinya setelah seminggu berjalan tatap muka SMP dan SMA menurut Pasang, barulah dilakukaan dievaluasi apakah dimungkinkan tidaknya SD untuk tatap muka. 
Sebab, hal mendasar adalah bahwa ujian semester sudah dekat. dan dikhawatirkan jika ulangan dilakukan dari rumah, maka jangan sampai bukan siswa yang mengerjakan tetapi orang tuanya atau orang lain. 
“Artinya, sekolah dasar nantinya setelah SMP SMA barulah dievaluasi. Sebab murud SD tidak sama dengan SMP SMA. Namun, jika kasus covid-19 menurun maka bisa kemungkinan SD juga. Lalu untuk ujian semester kalau dari rumah maka tentunya bukan hanya siswa yang kerjakan tapi orang lain, nanti nilai murid mau di ukur dengan apa,” tutur Pasang. 
Lanjut Pasang, dalam pelaksanaannya apabila didapati ada sekolah yang tidak melaksanakan protokol kesehatan dalam penanganan covid-19. Maka pihaknya dengan tegas akan menutup sekolah atau menghentikan kegiatan KBM sekolah yang bersangkutan. Contohnya enam sekolah yang pernah dihentikan pengambilan tugas oleh murid. 
Namun, setelah dievaluasi dan dilakukan rapid tes ternyata semua non reaktif dan orang tuanya juga sudah sembuh. 
“kalau sampai ada yang kedapatan tidak mematuhi protokol maka dengan tegas kami akan tutup. Seperti beberapa sekolah yang kemarin, untuknya tidak ada yang reaktif. Yang orang tuanya positif ternyata sudah sembuh setelah di rapid dan lanjut di swab, semua nonreaktif,” lanjut dia. 
Untuk itu, Kadis asal Toraja ini menghimbau kepada para kepala sekolah dan guru agar memperhatikan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak). 
Sehingga sangat diharapkan agar benar-benar mempersiapkan diri dan lingkungan sekolah sebik mungkin. 
Dan saat pelaksanaannya nanti, guru harus disiplin dan berada disekolah sebelum siswa datang untuk menyiapkan semua kebutuhan belajar. Terutama kepada para kepsek, mengingat tanggung jawab ada padanya. 
“Saya harap supaya kita bahu membahu. Kepsek. Guru termasuk orang tua orang tua supaya mempersiapkan diri untuk anak-anak kita ke sekolah. Jaga jarak dengan teman-teman dan tidak tidak boleh berkerumun. Sekali lagi saya sangat berharap,” ujar Pasang.(Red)
PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.