Yance Rumbino terima penghargaan dari Pemprov Papua Barat

  • Whatsapp
Yance Rumboni saat terharu ditengah pejabat Pemprov PB – Bumiofinavandu/Dok Yance Rumboni.

Nabire, Bumiofinavandu – Yance Rumbino, mendapatkan penghargaan dari Provinsi Papua Barat (PB) atas jasanya telah menciptakan lagu Tanah Papua. Penghargaan ini diberikan oleh Pemrov PB bertepatan dengan HUT PB ke-21.

Menurutnya, Ia sudah menerima sertifikat hak cipta. Sementara ucapan terima kasih berupa uang sebesar Rp 500.000 dari Pemprov sementara belum.

Bacaan Lainnya

Kompensasi yang dijanjikan itu secara simbolis sudah, namun tunainya belum Lantaran masih dalam proses.

“kompensasi 500 juta. Sementara masih dalam proses, Saya sudah ketemu Pak Gubernur dan Sekda PB, jadi sementara masih tunggu” tutur mantan Guru ini.

Kata dia, uang uang diberikan nantinya di ppergunakan untuk membangun rumahnya di kampung halaman. Rumah itu adalah peninggalan orang tua semenjak Tahun 1957 silam.

“Kalau sudah terima uang, rencana mau perbaiki rumah di kampung. Itu rumah peninggalan orang tua saya tetaoi sudah kurang layak,” kata Rumbino.

Rumbino, mengucapkan terima kasih tak terhingga atas penghargaan yang diberikan. Rumbino mengucapkan terima kasih tak terhingga atas penghargaan yang diberikan.

Yancepun terharu atas semua ini pemberian ini. Sebab, lagu Tanah Papua yang diciptakan diusianya yang ke-30 Tahun dan hingga berumur 68 Tahun barulah dihargai.

“Terima kasih yang tak terhingga. Saya terharu karena separuh dari umur saya sejak lagu itu dibuat baru ada penghargaan,”ungkapnya.

Lanjut pensiunan guru ini, semenjak menerima penghargaan maka lagu Tanah Papua sudah terlepas dari haknya. Dan menjadi aset bagi provinsi Papua Barat.

“jadi hak memakai saya sudah saya serahkan ke Papua Barat,” lanjut Rumbino.

Dia berpesan kepada generasi muda khususnya generasi Papua untuk selalu memajukan seni budaya khususnya dibidang bernyanyi untuk mengharumkan nama Papua di tingkat dunia.

“Dan jangan lupa untuk menghargai warisan budaya kita di Tanah Papua,” pesan Yance.

Calon terpilih anggota DPR Papua jalur otsus, Jhon NR Gobai menambahkan, mestinya hal paten tidak ditangan Provinsi tetapi di tangan pencipta.

Menurutnya, jika ingin menghargai orang maka nama besar orang itu yang harus ditonjolkan. Artinya sebenarnya ini keliru jika menjadi hak paten Pemrov PB. “Harusnya ini menjadi haknya Pak Yance sebagai pengarang,” kata Gobai.(*)

Pos terkait

PHP Dev Cloud Hosting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.