Dinas PPPA sosialisasi nikah massal

Pertemuan Sosialisasi nikah Massal  di aula dinas PPPA Nabire – Bumiofinavandu/AK.

Bacaan Lainnya
Nabire, Bumiofinavandu.Id – Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA) Nabire menggelar sosialisasi nikah missal dengan tokoh agama dan tokoh adat. kegiatan itu merupakan lanjutan dari rencana nikas missal catatan sipil bari 100 pasang pada 27 Agustus mendatang. 

Sosialisasi, dihadiri oleh perwakilan tokoh agama dan tokoh adat di aula DPPPA Nabire. Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak, Susana Maruanaya mengatakan, tujuan di selenggarakan nikah missal, untuk meningkatkan perlindungan perempuan dalam mendapatkan hak dalam pernikahan yang di akui oleh agama dan negara. 
Sebelum proses nikah massal, ada rangkaian proses menuju ke sana seperti pemberian mas kawin, peminangan hingga (acara adat). ini menjadi suatu motivasi agar pasangan yg belum nikah sah agar bisa mengikuti nikah massal ini yang di adakan secara gratis. 
“Hal ini juga agar memberikan perlindungan dan hak-hak anak yang terlahir dari adanya pernikahan berupa akte kelahiran dan juga untuk meningkatkan perlindungan perempuan dari tindak kekerasan dalam rumah tangga selain itu memberikan pemahaman ke masyarakat betapa pentingnya Nikah yang di akui oleh Negara” Kata Marwanaya. Kamis (13/08/20). 
Ditempat yang sama Pdt. Linda Upessy mengungkapkan, dengan pertemuan sosialisasi ini, nantinya akan disampaikan ke jemaat gereja melalui para Pelayan ketua-ketua Jemaat agar umat yang belum mnikah capil bisa mengikuti. 
“Kami akan sampaikan kepada umat dan mengarahkan untuk ikut ambil bagian,” kata Upessy. 
Untuk di ketahui Nikah Massal yang di selenggarakan 27 Agustus 2020 sebanyak 100 pasangan nikah dan persyaratannya adalah Mereka sudah menikah tetapi belum di Sahkan oleh Negara dalam hal ini belum terdaftar di Catatan Sipil,Kartu Tanda Penduduk (KTP),Kartu Keluarga (KK) masing-masing pasangan dan mengisi formulir untuk pencatatan perkawinan.(Red, AK) 

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 Komentar

  1. Ping-balik: other
  2. Ping-balik: moved here
  3. Ping-balik: aksara178