Protokoler kesehatan covid-19 harus ketat dan tegas berlaku di dunia pendidikan

Sekda Nabire, Daniel Maipon – Bumiofinavandu. 

Nabire, Bumiofinavandu.Id – Sekretaris Daerah (Sekda) Nabire Daniel Maipon menegaskan, Protokoler kesehatan covid-19 harus diperketat dan tegas diberlakukan pada dunia pendidikan di Nabire. 
“Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan berjalan sejak senin (10/8) namun hanya untuk tingkat SMP, MTs dan SMA/SMK/MTA. Tapi saya minta protokol kesehatan harus dipertegas dan dilaksanakan,” tegas Maipon kepada Jubi di Nabire. Jumat (7/8/2020). 
Maipon menjelaskan, waktu pelaksanaan KBM hanya diberi kesempatan selama delapan jam yakni dari pukul 08 sampai 12 siang. Kemudian untuk jumlah siswa yang mengikuti tatap muka setiap harinya hanya 50 persen maksimal. 
“Dan kurang dari pada itu (50 persen) juga bisa. misalnya kalau satu kelas ada 30siswa maka harus dibagi dua, 15 saja yang masuk,” jelasnya. 
Lanjut ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Cabang Nabire ini, sekolah-sekolah harus tetap memperhatikan protokoler kesehatan penanganan covid-19. Yakni menggunakan masker baik guru dan siswa, termasuk orang tua yang mengantar anaknya ke sekolah. 
Selain itu, di depan ruangan kelas perlu disediahkan tempat cuci tangan, lap tangan. dan setiap hari usai kegiatan tatap muka lalu siswa/siswi meninggalkan sekolah, guru wajib menyemprot disinfektan dan menerapkan protokol lainnya sesuai standar kesehatan. 
“Dan khusus untuk Paud, TK dan SD masih tetap memberlakukan system pembelajaran daring dan mandiri. bagi sekolah yang bisa menggunakan internet dipersilahkan, tetapi bila tidak maka tetap menggunakan system mandiri, melalui cara dan konsep dari sekolah masing-masing,” lanjut Maipon.(Red)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.