Polisi olah TKP, kasus gantung diri di Kampung Bumi Raya Nabire

Anggota Polisi dalam oleh TKP di Kampung Bumi Raya Nabire – Bumiofinavandu/Dok Humas Polres Nabire.

Bacaan Lainnya
Nabire, Bumiofinavandu.Id – Pada Senin (20/07/20) sekitar pukul 07.45 wit, di Jalur 4 barat Kampung Bumi Raya Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, ditemukan sesosok mayat tergantung diri diteras rumah An. Kusmanto. 
“Korban an. Kusmanto (70),” ujar Kapolsek Nabar Iptu Akhmad Syaiful Rizal, S.T.K dalam rilis Humas Polres Nabire. 
Kronologis kejadiannya, tutur Kapolsek Iptu Akhmad, korban dikabarkan sudah sakit. Nahkan untuk makanannya saja dicukupi oleh tetangga secara bergantian. Dan kejadian berwal dari jam 06.00 wit, saksi 1 Susana (29) bertugas memberi makan dan saat itu korban masih dalam keadaan hidup dan memesan kue kepada saksi 1. 
Sehingga saksi 1 pergi kepasar dan kembali sembari memberi kue kepada korban dan meninggalkan korban sendirian. 
“Lalu, sekitar pukul 07.45 wit saksi II Binem (27) di beritahu oleh keponakannya Afika (6) mengatakan bahwa korban telah gantung diri diteras rumah sehingga Binem memberitahu kejadian tersebut kepada tetangga. kemudian saksi III Sriyanto (33) melaporkan ke Polsek Nabire Barat,” tutur Kapolsek. 
Dengan kejadian tersebut, Personel Polsek Nabire melalui Ka SPK Regu 2 Polsek Nabire Barat Aipda Sucipto bersama Anggota tiba di TKP dan didampingi Kaur Bin Ops Reskrim Polres Nabire Ipda Suparmin, S.Hi, PS. Kaur Identifikasi Sat Reskrim Polres Nabire Aiptu Yusuf Noh, PS. Kanit Reskrim Polsek Nabar Aipda Rudianto Samosir, PS. Kanit Binmas Polsek Nabar Aiptu Baharuddin dan Anggota Unit Identifikasi Polres Nabire. 
“Tindakan Kepolisian, Menerima laporan, mendatangi TKP, Olah TKP bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Res Nabire, Mencari keterangan saksi – saksi, Membuat Visum, Membawa Korban ke RSUD Nabire dan Melaporkan kepada pimpinan,” ujar Kapolsek Nabar. 
“Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan ditubuh korban,” pungkas KBO Sat Reskrim Ipda Suparmin. 
Sementara itu pihak keluarga korban telah iklas dengan kematian korban karena selama ini korban memiliki riwayat sakit yang lama dan setelah korban di Visum pihak keluarga meminta untuk segera dimakamkan.(Red)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 Komentar

  1. Ping-balik: bacon999