Satu pasien Covid-19 di Nabire sembuh


Nabire, Bumiofinavandu.Id – Sebanyak 16 pasien covid-19 di Kabupetan Nabire telah sembuh. Sementara data kumulatif menunjukan terdapat sedikitnya ada 24 pasien di daerah ini yang perpapar.

Bacaan Lainnya

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire, diwakili asisten 1, La Halim, didampingi juru bicara covid-19, dr Frans F. Sayori, direktur RSUD Nabire, dr. Andreas Pekei, Komandan POM Nabire serta sejumlah dokter dan perawat, resmi memulangkan kepada keluarga satu pasien atas nama Sumarjo (48) yang telah dinyatakan sembuh secara medis.

Proses pemulangan dilakukan pada Jumat, (03/07/2020) di RSUD Nabire. Sembuhnya satu pasien dan kembali kepada keluarga, maka jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Nabire yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 16 orang. sisahnya terdapat delapan orang lagi yang masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Nabire dari data kumulatif 24 pasien per 3 Juli 2020.

“Pemkab Nabire menaikan puji dan syukur kepada Tuhan. Juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh gugus tugas covid-19, khususnya kepada Direktur RSUD dan seluruh tim medis yang menangani para pasien Covid-19. Saat ini, kita kembali lagi memulangkan satu pasien yang sembuh. Dengan demikian, 16 pasien sudah sembuh dan delapan masih dirawat dari total 24 pasien” tutur La Halim, Jumat (03/07/2020) mewakili Bupati Isaias Douw dalam rilis yang diterima daari Humas PemkaB Nabire.

Dikatakan La Halim, untuk menyatakan seseorang positif atau negative bahkan sembuh dari Covid-19 hanyalah tim medis. Tentunya para medis selalu berpatokan pada standar operasional prosedur penanganan Covid-19 yang berlaku secara Nasional. Yakni dengan melakukan pemeriksaan swab dan close system atau tes cepat molekuler (TCM), milik Pemda Nabire. TMC, juga dipakai di mana-mana secara Nasional untuk mendeteksi Covid-19.

“Maka kita bersyukur sudah ada TMC, sehingga hasil swab tidak perlu dikirim keluar tetapi diperiksa langsung cukup di Nabire dan tidak perlu menunggu waktu lama untuk mendapatkan hasil,” kata Asisten 1.

Olehnya itu, lanjut La Halim, masyarakat tidak perlu percaya atau terprovokasi dengan berita-berita bohong yang dikembangkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab terkait dengan penanganan pasien Covid-19 di Nabire. Tetapi, hendaknya percaya kepada Pemerintah Daerah, tim Covid19 dan tim medis yang dengan sungguh-sungguh tanpa lelah melaksanakan berbagai upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid – 19 di Daerah ini.

Pemkab Nabire, meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan mencuci tangan, menggunakan masker serta menjaga jarak. Sebab, walaupun penanganan Covid-19 masih terkendali tetapi kemungkinan penularan masih bisa terbuka jika tidak mematuhi pada edaran dan himbauan pemerintah dan medis.

“Jangan percaya hoax. Tapi percaya pemerintah dan tim medis dengan melaksanakann protokol dengan baik,” kata La Halim.

La Halim pun berpesan kepada seluruh masyarakat Daerah ini agar menerima pasien yang telah sembuh. Iapun berpesan agar pasien yang telah sembuh untuk tetap menjalani isolasi mandiri 14 hari di rumah dan minum vitamin serta ikuti protokol kesehatan walaupun telah dinyatakan sembuh.

“Pak Sumarjo, dapat memberikan informasi yang baik dan benar kepada masyarakat tentang penanganan Covid-19 di RSUD Nabire dan sekaligus membawa kabar tentang protokol kesehatan kepada masyarakat. Kami juga harapkan agar pak Sumarjo dapat memotivasi mereka yang masih dirawat agar segera sembuh, yakinkan bahwa Covid-19 dapat sembuh jika kita patuh pada apa yang disampaikan oleh tim medis,” pesan La halim.

Pak Sumarjo, memberikan kesan dan pesan serta menyampaikan, rasa syukur kepada Tuhan dan mengucapkan terima kasih kepada tim medis yang telah melayaninya.

“Puji Tuhan, terima kasih kepada Tuhan saya bisa sembuh. Terima kasih kepada Pemda Nabire, kepada tim Gugus, dan kepada seluruh tim medis yang setia melayani saya dan teman-teman. Saya doakan agar mereka yang masih dirawat ini agar segera sembuh,” tutur Sumarjo.(Red)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *